MAKNA RAMADAN 1447 H: MOMENTUM MEMPERKUAT KESABARAN DAN KERINDUAN SURGA MENURUT MUHAMMAD RAFLI

-


MAKNA RAMADAN 1447 H: MOMENTUM MEMPERKUAT KESABARAN DAN KERINDUAN SURGA MENURUT MUHAMMAD RAFLI

Pulang Pisau | pa-pulangpisau.go.id

Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang ditetapkan pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, umat Muslim diajak untuk kembali merenungkan esensi terdalam dari ibadah puasa. Sosok Muhammad Rafli, dalam berbagai pesan religinya, menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar, melainkan fase transformasi spiritual untuk menjadi golongan yang dirindukan surga.Puasa sebagai Pelatih Kesabaran, Menurut pandangan Muhammad Rafli, inti dari ibadah di bulan Ramadan adalah pengendalian diri yang komprehensif. Puasa melatih setiap individu untuk menahan hawa nafsu, amarah, dan dahaga guna membentuk karakter yang sabar. Hal ini sejalan dengan asal kata "Ramadan" dari bahasa Arab Ramada yang berarti "panas menyengat," yang mengisyaratkan perlunya kekuatan mental dan kesabaran ekstra dalam menjalani ujian di bulan ini.

Melalui peringatan Ramadan 1447 H, pesan yang ingin disampaikan adalah agar setiap Muslim tidak hanya meraih lapar dan haus, tetapi juga mendapatkan "Rahmat" (kasih sayang Allah) yang terkandung dalam makna huruf "Ra" pada kata Ramadan. Dengan dimulainya puasa pada pertengahan Februari 2026, diharapkan umat Islam dapat menjaga integritas dan spiritualitas di tengah rutinitas duniawi.

‘' C.A.T( Cepat, Aktual, dan Terpercaya), RF/Timred”