Refleksi Menjelang Idul Fitri: Menjemput "Ar-Rayyan" di Sisa Ramadan 1447 H
-
Refleksi Menjelang Idul Fitri: Menjemput "Ar-Rayyan" di Sisa Ramadan 1447 H
Pulang Pisau | pa-pulangpisau.go.id
Senin, 16 Maret 2026. Tidak terasa, gema Ramadan 1447 Hijriah kini mulai memasuki babak akhir. Bagi aparatur sipil negara di Pengadilan Agama Pulang Pisau, momen ini menjadi titik krusial untuk menyeimbangkan antara tanggung jawab profesi dan pengabdian spiritual kepada Sang Pencipta. Panitera Muda Hukum PA Pulang Pisau, Kartini, S.H.I., mengungkapkan catatan reflektifnya di detik-detik akhir bulan suci ini. Dengan sisa waktu kurang lebih lima hari lagi, terselip harapan besar untuk terus memacu diri di tengah rutinitas kantor yang tetap berjalan maksimal. Bagi Ibu Kartini, lima hari terakhir bukanlah waktu untuk bersantai meski persiapan menyambut Idul Fitri mulai terasa di mana-mana. Sebaliknya, ini adalah momen "akselerasi" untuk menyempurnakan ibadah yang mungkin masih terasa kurang di awal bulan.
"Ramadhan akan segera meninggalkan kita. Di sisa waktu yang hanya hitungan hari ini, saya berharap kita semua masih bisa memaksimalkan setiap detik untuk beribadah. Jangan sampai bulan mulia ini berlalu tanpa ada perubahan berarti pada kualitas iman kita," ungkapnya penuh harap.
Dalam catatan pribadinya, Kartini menekankan bahwa target utama dari setiap hamba yang berpuasa adalah diterimanya amal sholeh secara kaffah. Beliau mendoakan agar seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Pulang Pisau diberikan kekuatan untuk menyelesaikan sisa Ramadan dengan istiqamah.
"Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik bagi kita semua. Doa kita bersama adalah agar Allah SWT menerima setiap sujud, tilawah, dan puasa kita, serta memantaskan kita untuk kelak memasuki surga melalui pintu Ar-Rayyan, pintu yang dikhususkan-Nya bagi hamba-hamba yang benar-benar berpuasa," tambahnya.
Meski raga mungkin mulai lelah, semangat yang terpancar dari catatan akhir Ramadan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegawai. Bahwa melayani masyarakat di pengadilan dengan integritas juga merupakan bagian dari ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah SWT. Mari kita manfaatkan lima hari terakhir ini dengan sebaik-baiknya, menjemput kemenangan dengan hati yang bersih, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pencari keadilan di Bumi Handep Hapakat.

